Hiswana Migas: BBM di SPBU Disaring 2 Kali

July 28, 2010 at 8:13 am | Posted in News, Tentang Pertamina | Leave a comment

Kalangan pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tergabung dalam Himpunan wiraswasta nasional minyak dan gas bumi (Hiswana Migas) menyatakan tak mungkin tangki SPBU jadi penyebab turunnya kualitas premium.

Menurut Ketua Umum Hiswana Migas, Eri Purnomo Hadi proses penyaringan atau filter di SPBU dilakukan sampai 2 kali. Mulai dari mobil pengangkut BBM ke tangki timbun, dan kedua dari tangki timbun ke pompa bensin sebelum masuk kendaraan yang mengisi BBM.

“BBM pada saat diturunkan dari truk itu melalui filter untuk menghindari masuknya kotoran ke tangki tiumbun. Dari tanki timbun ke pompa sebelum masuk kendaraan ada filter lagi,” ujarnya dalam jumpa pers di SPBU di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Eri mengatakan, pemeriksaan BBM dari truk pengangkut cukup ketat. Para SPBU biasa mengecek mutu BBM yang dikirim terlebih dahulu dengan membandingkan density BBM tersebut.

“Apabila perbedaannya lebih dari 0,5 maka SPBU berhak menolak BBM yang dikirim. Lalu tiap BBM yang diterima, SPBU selalu menimpan sampelnya,” ujar Eri.

“SPBU juga memeriksa tangki tiap 2 jam setelah penerimaan BBM. Pagi hari juga dicek kadar air dalam tangki, jadi tidak ada tanki yang kotor. Dari 4.600 SPBU di Indonesia itu selalu diaudit sebulan sekali untuk cek kondisi tangki. Jadi pernyataan pemerintah tak beralasan,” tukasnya.
(detik.com)

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: