Pemerintah Belum Siap Jalankan Pembatasan BBM Bersubsidi

July 21, 2010 at 2:58 am | Posted in Informasi, Tentang Pertamina | Leave a comment

Pemerintah dinilai belum siap menjalankan kebijakan pembatasan BBM untuk kendaraan mobil pribadi seperti yang telah direncanakan. Karena, infrastruktur dan SDM yang dimiliki belum memadai.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum DPP Hiswana Migas Eri Purnomohadi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (20/7/2010).

“Kita belum siap secara infrastruktur, secara SDM juga belum siap. Kalau itu dibatasi lagipula apa kompensasinya, karena yang namanya pengusaha, kalau investasinya return-nya harus jelas. Lagipula ada sosialiasasi dan pelatihan-pelatihan ke operator,” ujarnya.

Eri meminta agar pemerintah tidak terburu-buru dalam menjalankan sebuah kebijakan. Sehingga hasilnya dapat memuaskan, tidak seperti kebijakan konversi minyak tanah ke elpiji yang hasilnya berantakan sampai saat ini.

“Hiswana juga belum mendapatkan penjelasan yang komprehensif dari pemerintah. Tidak segampang itu melakukan pembatasan terhadap mobil-mobil yang diproduksi di atas tahun 2005,” jelas Eri.

Sebelumnya, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh mengatakan pemerintah akan membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi mobil pribadi yang diproduksi di atas tahun 2005.

Jika diterapkan mulai September, pembatasan ini ditargetkan bisa menghemat subsidi dalam APBN-P 2010 sebesar 2,3 juta kiloliter. (www.detik.com)

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: